kato

Jika Umurmu Tak Sepanjang Umur Dunia, Maka Sambunglah dengan tulisan

Jumat, 15 Mei 2015

Bumi Khayalan Manusia

sumber: http://solahtheanimefreak.blogspot.com/

oleh Riki Ariyanto

Begini.
Sekedar berkhayal. Bumi ini luas, itu fakta tak terbantah. Tapi BUMI ini menua dan mulai tercemar
itu juga benar adanya.

Lalu tiba masa dimana manusia bagai BELALANG rakus

Jumat, 14 November 2014

Aku Benci Tempat Ini #3 -Terakhir-

Riki Ariyanto

Gadis berkerudung marun itu bernama SINTA,
Tentu kau masih ingatkan, wanita berhidung mancung yang ku sebut di tepi jendela kamar rumah sakit kemarin. Yang buat jantung setiap jejaka dag dig dug kala berhadapan muka, dan

Aku Benci Tempat Ini #2

Riki Ariyanto

HARI KELIMA di rumah sakit. Sekarang temanku yang sedang baring. Kini sudah bisa tersenyum. Pagi tadi buk dokter kasih kabar baik. Wanita paruh

Aku Benci Tempat Ini #1

 Riki Ariyanto

Ini malam ke tigaku di rumah sakit. Menemani seorang teman yang sedang terkapar.
Tempat ini lah yang paling ku hindari. Sedari kecil, aku paling benci tempat yang berbau OBAT ini.
Ketika itu kami sekeluarga terpaksa berangkat

Selasa, 11 Februari 2014

Nasib Jomblo Ngenes Beli Martabak Coklat


Oleh: Riki Ariyanto

Seperti jomblo normal lainnya, Malam Minggu ini niat hati nak menikmati hari (9/2/2014). Namun baru separuh jalan sepeda motor yang aku pinjam ngadat. "Olala" ternyata bensinnya habis.

Jumat, 13 Desember 2013

Cara Jitu Taklukkan Pujaan hati



Seperti menjawab kegalauan tentang masalah percintaan. Ada artikel di Merdeka.com  tentang cara menaklukkan hati wanita. Ada beberapa strategi yang tepat dan jitu. Ingat, terkadang hati wanita tak mudah ditaklukkan. Daripada salah langkah, Anda sebaiknya mempersiapkan betul langkah yang akan Anda pilih. Anda tentu tak mau kehilangan pujaan hati Anda, bukan?  Begitulah yang disampaikan. dan Aku tak tahan untuk sedikit mengomentari cara jitunya :D Apa saja enam langkah itu?

Kamis, 12 Desember 2013

Seadanya Cinta yang Bahagia

Oleh: Riki Ariyanto


Aku datangi kamu yang terlihat sedang menenteng buku tebal.
"Aku mau bilang sesuatu."
Kamu manut saja, meski raut heran tak lepas dari tanya.Aku hela nafas sesaat. Kamu masih diam, lalu " Ada apa sih? kok malam-malam gini? besok aku ada ujian lho."

Entah bagaimana mengatakannya. Aku masih sibuk dengan fikiranku seorang. Sampai aku mengaduh, saat kamu cubit